Levitra online Vicodin Online Propecia online
Kembali ke Berita

Target Penerimaan Naik Rp 37,92 Triliun

Email This Post Email This Post Print This Post Print This Post
Selasa, 01 September 2009 | 10:03

JAKARTA. Tahun depan, pemerintah mesti bekerja lebih keras lagi. Soalnya, target pendapatan negara, baik pajak maupun bukan pajak dan hibah 2010 naik sebanyak Rp 37,92 triliun, dari sebelumnya Rp 911,47 triliun menjadi Rp 949,39 triliun.

Tambahan target pendapatan negara dan hibah tersebut merupakan hasil kesepakatan pemerintah dan DPR dalam rapat Panitia Kerja RAPBN 2010 Senin (31/8). “Itu terkait perubahan asumsi pertumbuhan ekonomi dan harga minyak mentah Indonesia,” kata Ketua Panitia Anggaran DPR Emir Moeis.

Sebagai catatan, pemerintah dan DPR setuju mengerek pertumbuhan ekonomi tahun depan menjadi 5,5% dari tadinya cuma 5%. Kemudian, harga minyak dari awalnya US$ 60 per barel jadi US$ 65 per barel. Sedang empat asumsi lainnya, yaitu inflasi, nilai tukar rupiah, bunga SBI, dan produksi minyak tetap.

Dengan perubahan ini, Emir mengatakan, DPR melihat bahwa pemerintah sebetulnya dapat lebih menggenjot penerimaan negara. Khususnya yang berasal dari dalam negeri. “Ada potensi tambahan penerimaan,” ujar dia.

Itu sebabnya, target penerimaan dalam negeri, yang terdiri dari pajak, cukai, bea keluar, bea masuk, dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) melonjak Rp 37,83 triliun menjadi Rp 947,88 triliun dari sebelumnya Rp 910,05 triliun. Sedang hibah cuma naik Rp 85 miliar menjadi Rp 1,506 triliun.

Wakil Ketua Panitia Anggaran DPR Harry Azhar Azis menjelaskan, kenaikan penerimaan tertinggi berasal dari penerimaan yang berkaitan dengan minyak dan gas (migas), yakni pajak penghasilan (PPh) dan PNBP migas.

“Itu karena asumsi harga minyak naik,” katanya. Target penerimaan negara yang berhubungan dengan migas meningkat sebesar Rp 26,58 triliun, dari tadinya Rp 147,45 triliun menjadi Rp 174,13 triliun.

Sumber : KONTAN

Leave a Reply